Pages

Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2014

Pelantikan Jokowi - JK Sebagai Presiden dan Wakil Presiden R.I. Ke - 7

 Pelantikan Jokowi - JK Sebagai Presiden dan Wakil Presiden R.I. Ke - 7



Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi akan dilantik pada hari ini, Senin, 20 Oktober 2014. Berbagai kegiatan bakal menyemarakkan acara pelantikan Jokowi, yang berlangsung dari Gedung Parlemen Senayan hingga kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Rangkaian acara pelantikan Jokowi dan pesta rakyat ini diberi nama Syukuran Rakyat #Salam3Jari. Acara yang bakal menyedot kunjungan ratusan ribu orang ini merupakan inisiatif para relawan Jokowi. Acara ini dimulai dengan doa bersama Jokowi, dan diakhiri dengan pentas seni.

 Berikut ini jadwal acara Syukuran Rakyat #Salam3Jari pada 20 Oktober 2014.

1. Pukul 10.00 WIB, Jokowi dan Jusuf Kalla dilantik di gedung DPR-MPR Senayan.

Berikut Pelantikan Jokowi dan Jusuf Kalla di gedung DPR-MPR Senayan





2. Pukul 12.45 WIB, Jokowi selesai menghadiri upacara pelantikan. Jokowi tiba di Bundaran Hotel Indonesia, dan diarak menuju Monas dengan menggunakan andong.





3. Pukul 14.00 WIB, Jokowi tiba di Istana Merdeka untuk menghadiri acara pisah-sambut dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seusai acara, Jokowi berjanji mengadakan acara open house di Istana untuk 700 warga.




6. Pukul 16.00 WIB, Jokowi dijadwalkan menghadiri konser rakyat di Monas. Jokowi akan bernyanyi bersama Slank dan musisi lainnya sampai menjelang Maghrib. Di Monas, Jokowi akan memotong nasi tumpeng dan menyampaikan pidato kerakyatan.

7. Pukul 19.00 WIB, Jokowi kembali ke Monas untuk menghadiri doa bersama lintas agama dan acara pelepasan 300 lampion hingga sekitar pukul 22.00.


Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla akan resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 setelah dilantik di Gedung MPR, Senin (20/10).

Menyambut pelantikan Jokowi-JK, masyarakat mengungkapkan antusiasme dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari pesta rakyat hingga kirab di sekitar Bundaran Hotel Indonesia hingga Monumen Nasional.


Berikut pesta rakyat yang diselenggarakan masyarakat menyambut pelantikan Jokowi-JK:






Berbagai kalangan berlomba-lomba memeriahkan acara pelantikan Jokowi-JK dengan berpartisipasi dalam Pesta Rakyat yang puncaknya akan digelar di Lapangan Monumen Nasional

Dengan di lantiknya Bapak Jokowi dan Bapak Jusuf Kalla  di gedung DPR-MPR Senayan
maka sudah resmi mulai tanggal 20 Oktober 2014 menjabat sebagai :



 Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke - 7


Saya Mengucapkan SELAMAT dan Semoga Sukses dalam memimpin bangsa Indonesia

Kamis, 21 Agustus 2014

Rincian Pelanggaran Pemilu Presiden 2014 versi Tim Prabowo-Hatta

Rincian Pelanggaran Pemilu Presiden 2014 versi Tim Prabowo-Hatta


Tim kuasa hukum pasangan capres/cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta resmi menggugat hasil pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi, dan untuk melengkapi gugatan mereka Tim Pembela Merah Putih (kuasa hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa) merinci dugaan pelanggaran Pemilu Presiden 2014 di 33 provinsi Indonesia, melalui laporan gugatan yang diserahkan ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut situs resmi MK yang beralamat di www.mahkamahkonstitusi.go.id yang mempublikasikan dokumen Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu Presiden 2014. Ada beberapa dugaan pelanggaran yang dapat diinformasikan antara lain terjadi di Provinsi Aceh.
Di Serambi Mekkah tersebut mereka menganggap ada kejanggalan jumlah seluruh pengguna hak pilih di provinsi itu tidak sama dengan jumlah surat suara yang digunakan.

Kubu Prabowo-Hatta menyebut Komisi Pemilihan Umum di Provinsi Aceh beserta jajarannya tidak dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai peraturan perundang-undangan berlaku sehingga Pemilu Presiden yang demokratis tidak tercapai.

Di Provinsi Sumatera Utara, tepatnya Kabupaten Nias Selatan, kubu Prabowo-Hatta mengatakan, KPU setempat menggunakan kekuasaannya untuk mengubah hasil perolehan suara pasangan calon menjadi 100 persen hingga 200 persen.

Pada bagian ini Tim Prabowo-Hatta menyatakan telah mengajukan keberatan kepada Panitia Pengawas Pemilu dan telah diakomodasi melalui rekomendasi pemungutan suara ulang di sejumlah TPS, namun rekomendasi itu belum dijalankan KPU di sana.

Lalu di Provinsi Sumatera Barat, diduga terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif berupa mobilisasi pemilih melalui Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb). Hal ini menurut tim Prabowo-Hatta, terindikasi dari jumlah seluruh pengguna hak pilih tidak sama dengan jumlah suara sah dan tidak sah.

Di Provinsi Riau, Jambi serta Bangka Belitung, tim Prabowo-Hatta menyatakan, terdapat masing-masing 444.756, 213.789 dan 78.581 pengguna hak pilih yang bermasalah.

Sementara di Lampung dan Jakarta juga terdapat dugaan mobilisasi pemilih melalui DPKtb, di mana khusus di Provinsi DKI Jakarta, pengawas pemilu telah merekomendasikan kepada KPU DKI Jakarta agar dilakukan pengecekan terhadap 5.817 TPS serta Pemungutan Suara Ulang di 13 TPS, namun hanya rekomendasi PSU yang dijalankan KPU.

Lebih jauh untuk Provinsi Jawa Barat tim Prabowo-Hatta mengaku tidak mendapatkan respon yang kuat dari KPU setempat untuk mengakomodir serta menyelesaikan penyimpangan-penyimpangan yang telah diajukan melalui pengawas pemilu.

Sedangkan dugaan pelanggaran lain juga dinilai terjadi di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT, seluruh provinsi di Pulau Kalimantan dan Sulawesi, Maluku Utara, serta Papua dan Papua Barat.

Atas dasar itu dalam petitum-nya Tim Pembela Merah Putih yang terdiri dari 95 pengacara memohon kepada MK untuk mengabulkan permohonan seluruhnya.
Sebagai informasi Gugatan Prabowo Subianto & Hatta Rajasa mengenai hasil Pilpres 2014 diterima Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa saat yang lalu, dan Jadwal sidang perdana gugatan itu rencananya akan dilaksanakan pada 6 Agustus mendatang.



sumber http://www.aktualpost.com/2014/07/27/22752/berikut-rincian-pelanggaran-pemilu-presiden-2014-versi-tim-prabowo-hatta/

6 Gugatan Kubu Prabowo yang Dimentahkan MK

6 Gugatan Kubu Prabowo yang Dimentahkan MK


Hasil keputusan Sidang MK Pilpres 2014: Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pembacaan putusan sengketa Pilpres 2014 masih berlangsung hingga Kamis (21/8/2014) malam. Meskipun belum selesai, arah putusan sembilan hakim konstitusi sudah bisa terlihat.

Kemungkinan besar, MK akan menolak permohonan pasangan Prabowo-Hatta yang disidangkan sejak 6 Agustus lalu.

 Berikut beberapa pertimbangan majelis hakim konstitusi yang mementahkan dalil gugatan Prabowo-Hatta

1. Pembukaan kotak suara oleh KPU
- Pembukaan kotak suara oleh KPU sebelum ada penetapan MK dianggap sah.
- Pembukaan kotak suara memenuhi aspek transparansi karena mengundang
   saksi dua calon, Bawaslu, dan Kepolisian, serta dibuat berita acara.

2. Prabowo-Hatta memperoleh suara nol
- MK menilai, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara nol di 2.152 TPS
   dengan DPT  sebanyak 665.905 suara adalah hal yang wajar.
- Dalil pemohon bahwa ada intimidasi yang membuat pemilih tidak berani memilih
   pasangan  nomor urut 1 tidak bisa dibuktikan.
- Pasangan Jokowi-JK juga memperoleh suara nol di 17 TPS
   di Kabupaten Sampang, Madura.
- Dalam perkara yang diputus MK sebelumnya, baik pilkada maupun pileg,
   juga ada calon  yang memperoleh suara nol.

3. Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb)
- DPKTb dianggap implementasi pemenuhan hak konstitusional warga negara
   untuk memilih.
- Aturan MK mengenai DPKTb belum dicabut, sehingga dianggap sah secara hukum,
  dengan demikian pemilih yang termasuk dalam DPKTb juga harus dianggap sah
   secara hukum.
- Tidak ada bukti bahwa DPKTb dimanfaatkan untuk memobilisasi pemilih
   sehingga merugikan  salah satu pasangan.

4. Klaim perolehan suara Prabowo-Hatta
- Permohonan kubu Prabowo-Hatta agar MK menetapkan mereka sebagai
   pemenang pilpres atas dasar klaim mendapatkan 67.139.153 suara,
   sementara pasangan Jokowi-JK  hanya mendapatkan 66.435.124 suara,
   dianggap tidak beralasan secara hukum.
- MK menilai tidak ada bukti yang meyakinkan, demikian juga tidak ada keterangan
   saksi  yang bisa membuktikan klaim penghitungan suara tersebut.

5. Sistem “Noken” di Papua
- Penggunaan sistem “Noken” di Papua dianggap sah menurut hukum
   karena dijamin UUD.
- Sebelumnya ada putusan MK yang mengizinkan penggunaan sistem “Noken”
   di beberapa daerah di Papua, dan sudah kerap digunakan saat pilkada, sehingga
   dianggap relevan digunakan dalam pilpres.

6. Rekomendasi Bawaslu tak dilaksanakan KPU
- MK menganggap secara umum rekomendasi Bawaslu di tingkat kabupaten/kota
   dan provinsi sudah dilakukan KPU.
- Ada rekomendasi Bawaslu yang tidak jelas sehingga bisa ditafsirkan berbeda
   oleh KPU.
- Rekomendasi Bawaslu di Nias Selatan memang tidak dilaksanakan KPU
   karena waktunya terdesak oleh jadwal rekapitulasi suara, dan meskipun
   tidak dilaksanakan tidak berpengaruh terhadap perolehan suara.


 sumber http://www.aktualpost.com/2014/08/21/26529/hasil-sidang-mk-6-gugatan-kubu-prabowo-yang-dimentahkan-mk/

Rabu, 23 Juli 2014

Pidato kemenangan Joko Widodo - JK di Pelabuhan Sunda Kelapa

Pidato kemenangan Joko Widodo - JK di Pelabuhan Sunda Kelapa

Joko Widodo sudah menyampaikan pidato kemenangan di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa 22 Juli malam.

 

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan bahwa kemenangannya adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia yang diharapkan akan melapangkan jalan untuk mencapai dan mewujudkan Indonesia yang berdaualat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadiahn dalam kebudayaan.
"Namun dalam beberapa bulan terakhir, perbedaan pilihan politik seakan menjadi alasan untuk memisahkan kita."

"Dengan kerendahan hati, kami Joko Widodo dan Jusuf Kalla, menyerukan kepada saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk kembali ke takdir sejarah sebagai bangsa yang bersatu, bangsa yang satu, bangsa Indonesia."

"Pulihkan kembali hubungan keluarga dengan keluarga, hubungan tetangga dengan tetangga, hubungan teman dengan teman yang sempat renggang," tambahnya dari atas satu kapal tradisional Pinisi di pelabuhan Sunda Kelapa.

"Mulai sekarang petani kembali bersawah, nelayan kembali melaut, anak-anak kita kembali ke sekolah, pedagang kembali ke pasar, buruh dan pekerja kembali ke pabrik dan karyawan kembali bekerja di kantor. Lupakanlah nomor satu, lupakanlah nomor dua."

Jokowi juga menyebutkan salam tiga jari sebagai persatuan Indonesia, dan bukan dua jari yang sebelumnya menjadi ciri dari kampanyenya.

Pasangan calon presiden Jokow Widodo dan Jusuf Kalla menyampaikan pidato kemenangan setelah penetapan hasil pemilihan presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum, Selasa 22 Juli 2014. Pidato disampaikan di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

Berikut adalah isi pidato Jokowi-Jusuf Kalla :

“SAATNYA BERGERAK BERSAMA”

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Damai Sejahtera untuk kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah menetapkan kami berdua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih 2014 - 2019.

Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada bapak Prabowo Subianto dan bapak Hatta Rajasa yang telah menjadi sahabat dalam kompetisi politik untuk mendapatkan mandat rakyat untuk memimpin negeri ini lima tahun ke depan.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Saya berharap, kemenangan rakyat ini akan melapangkan jalan untuk mencapai dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara kebudayaan.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, perbedaan pilihan politik seakan menjadi alasan untuk memisahkan kita. Padahal kita pahami bersama, bukan saja keragaman dan perbedaan adalah hal yang pasti ada dalam demokrasi, tapi juga bahwa hubungan-hubungan pada level masyarakat adalah tetap menjadi fondasi dari Indonesia yang satu.

Dengan kerendahan hati kami, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, menyerukan kepada saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk kembali ke takdir sejarahnya sebagai bangsa yang bersatu; bangsa yang satu, bangsa Indonesia. Pulihkan kembali hubungan keluarga dengan keluarga, tetangga dengan tetangga, serta teman dengan teman yang sempat renggang.

Kita bersama sama bertanggung-jawab untuk kembali membuktikan kepada diri kita, kepada bangsa-bangsa lain, dan terutama kepada anak-cucu kita, bahwa politik itu penuh keriangan; politik itu di dalamnya ada kegembiraan; politik itu ada kebajikan; politik itu adalah suatu pembebasan.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Pemilihan Umum Presiden kali ini memunculkan optimisme baru bagi kita, bagi bangsa ini. Jiwa merdeka dan tanggung jawab politik bermekaran dalam jiwa generasi baru. Kesukarelaan yang telah lama terasa mati suri kini hadir kembali dengan semangat baru. Pemilihan Umum Presiden telah membawa politik ke sebuah fase baru bukan lagi sebagai sebuah peristiwa politik semata-mata, tetapi peristiwa kebudayaan. Apa yang ditunjukkan para relawan, mulai dari pekerja budaya dan seniman, sampai pengayuh becak, memberikan harapan bahwa ada semangat kegotong-royongan, yang tak pernah mati.

Semangat gotong royong itulah yang akan membuat bangsa Indonesia bukan saja akan sanggup bertahan dalam menghadapi tantangan, tapi juga dapat berkembang menjadi poros maritim dunia, locus dari peradaban besar politik  masa depan.

Saya hakkul yakin bahwa perjuangan mencapai Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang berdikari dan Indonesia yang berkepribadian, hanya akan dapat tercapai dan terwujud apabila kita bergerak bersama.

INILAH SAATNYA BERGERAK BERSAMA!
Mulai sekarang, petani kembali ke sawah.
Nelayan kembali melaut
Anak kembali ke sekolah.
Pedagang kembali ke pasar.
Buruh kembali ke pabrik.
Karyawan kembali bekerja di kantor.

Lupakanlah nomor 1 dan lupakanlah nomor 2, marilah kembali ke Indonesia Raya.

Kita kuat karena bersatu, kita bersatu karena kuat!
Salam 3 Jari, Persatuan Indonesia!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya

Merdeka!!!  Merdeka!!!  Merdeka!!!

Joko Widodo – Jusuf Kalla
22 Juli 2014

Sumber :
http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/07/140722_presiden_jokowi.shtml
http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/07/22/269595082/Ini-Isi-Pidato-Kemenangan-Jokowi-JK

Tantowi Yahya, mengklarifikasi mengenai status Pernyataan Prabowo-Hatta



Juru bicara tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Tantowi Yahya, mengklarifikasi mengenai status Prabowo-Hatta saat ini. Menurut dia, pasangan calon presiden nomor urut 1 itu bukan menarik diri dari proses pemilu presiden, melainkan menarik diri dari proses rekapitulasi yang saat ini tengah dilakukan KPU.

Dia menuding media sudah salah dalam mengutip pemberitaan. “Jadi tolong dikoreksi, kami tidak mundur dari pemilu. Tidak benar itu. Tapi kami mundur dari proses rekapitulasi yang ada sekarang,” kata Tantowi di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7/2014) sore.

Menurut dia, Prabowo-Hatta memutuskan mundur dari proses rekapitulasi karena telah terjadi kecurangan yang masif. Ke depannya, dia meminta KPU untuk menyelesaikan terlebih dahulu kecurangan yang terjadi, salah satu caranya adalah dengan melakukan pemungutan suara ulang.
“Kalau tidak ditindaklanjuti ya tunggu saja langkah kita selanjutnya,” ujarnya

Sumber :  http://indopolitika.com/tantowi-yahya-klarifikasi-ucapan-prabowo-soal-mundur-dari-proses-pilpres/

Pidato Penolakan Prabowo Hasil Pilpres 2014


Dalam pidato dari rumah Polonia tsb, dia menyatakan menolak hasil pilpres 2014! Alasannya adalah karena terjadi kecurangan  di berbagai tempat.  Pidato yang  tidak didampingi oleh cawapresnya, Hatta R itu disampaikan dengan penuh emosi dan sesekali ditepukin oleh orang-orang yang mengelilinginya. Terlihat ARB berdiri di sampingnya, walau banyak tokoh pendukung lain tidak ada di sana, seperti Amin Rais dll.

IRONIS

Saya mengatakan -dengan sedih- bahwa pidato itu sungguh ironis. Mengapa? Karena di satu sisi, Prabowo mengatakan bahwa “Biarlah rakyat yang menentukan. Kita tunduk kepada kemauan rakyat”. Di sisi lain, suara rakyat dengan jelas mengatakan bahwa suara rakyat memilih Jokowi. Bahwa dia menuduh adanya kecurangan, menjadi pertanyaan, apakah Prabowo sendiri tidak melakukan kecurangan? Berapa banyak amplop yang ditemukan yang diterima oleh guru-guru sekolah, di mana di dalamnya ada uang dan meminta agar memilih Prabowo? Lalu apa yang terjadi dengan TPS Sampang, di mana tidak satu suara pun diberikan kepada capres no.2?

Ada dugaan, sedemikian hebat uang tsb diluncurkan sehingga pendeta-pendeta tertentu juga akhirnya berhasil dijinakkan dan dengan membabi buta mengadakan ibadah doa untuk kemenangan Prabowo. Selain itu, kelompok itu juga mengadakan ibadah syukur atas kemenangan itu, walau Hitung Cepat yang dilakukan lembaga terpercaya sudah menyatakan sebaliknya, bahwa Jokowi yang menang!
Ironi yang lain adalah ketika dia mengatakan bahwa dia mendukung konstitusi, tapi di sisi lain dia menolak hasil pilpres di mana KPU hampir menyelesaikan perhitungan suara secara nasional. Mengapa menolaknya? Bukan hanya demikian, dia mengatakan bahwa dia mengundurkan diri dari pencalonan, yang menurut UU pilpres 245 mengatakan hal itu adalah suatu pelanggaran. Akibat tindakan pengunduran diri tsb sungguh sangat berat, karena itu berarti dia dapat dipidanakan dan didenda!

Apa yang Sedang Terjadi?

Dalam pidato tsb, Prb juga mengatakan biarlah Allah sendiri yang membela dan memihak yang benar. Kok berani mengatakan hal seperti itu di tengah-tengah banyaknya keanehan dan kejanggalan yang selama ini telah dilakukannya?

Hal lain yang menyedihkan dalam pidato itu adalah ketika dia mengatakan bahwa dia dan kelompoknya akan terus berjuang sampai akhir untuk mempertahankan kemenangannya. Apa maksud seruan itu? Apakah dia mau membenturkan rakyat yang telah susah payah selama ini berjuang mewujudkan pilpres yang baik yang disorot oelh seluruh dunia? Apakah seorang Prb akan mencemari kerja keras ratusan juta rakyat dan umat yang tulus?

Sungguh tragis, ketika ratusan juta rakyat siap menanti hasil yang baik, penuh damai sejahtera, malahan Prabowo menyerukan penolakan hasil pilpres!
Semua pernyataan itu bertentangan dengan pernyataannya sebelumnya yang akan menerima hasil pengumuman KPU.
Bagaimana kita yang masih normal dapat memahami tindakan penuh kontradiksi yang dinyatakan dengan rasa tidak bersalah tsb?  Tentu sangat sulit memahaminya sepenuhnya. Saya teringat pernyataan seorang jenderal (purn) bahwa Prb pernah sakit yang berkaitan dengan mental. Barangkali, jika itu benar, maka semua hal janggal dan aneh itu dapat dipahami.
Apakah penolakan itu berpengaruh legal kepada hasil pilpres yang sedemikian susah payah dikerjakan? Jawabnya, tidak.

Sumber : http://politik.kompasiana.com/2014/07/22/prabowo-menolak-hasil-pilpres-675791.html

Ekspresi Relawan Prabowo-Hata Sesaat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang dalam pemilihan presiden 2014


Ekspresi relawan dan simpatisan calon presiden Prabowo saat menyaksikan siaran langsung Rapat pleno terbuka penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden, di posko pemenangan Rumah Polonia Jakarta, Selasa (22/7/2014) malam. Hasil rekapitulasi final oleh KPU di 33 provinsi di Indonesia dan TPS di luar negeri, pasangan Jokowi-JK memperoleh suara 53,15% atau 70,997,773 suara, sedangkan Prabowo-Hatta 62,576,444 atau 46,85%. Jokowi-JK unggul 8,421,329 suara (6,30%)



KPU telah menetapkan Jokowi Presiden Terpilih. Sesaat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang dalam pemilihan presiden 2014, suasana markas pemenangan Prabowo-Hatta Rumah Polonia, Jakarta Timur menjadi riuh.


Beberapa pendukung capres bernomor urut satu naik ke panggung dan meneriakkan beberapa ungkapan kekesalan dan kekecewaan karena jago mereka kalah. Prabowo-Hatta memperoleh suara sebesar 48,65% dan Jokowi-JK menang dengan perolehan suara sebesar 53,15%.
“Prabowo presiden, Prabowo harga mati. Kalau bukan Prabowo siapa lagi,” ucap para pendukung Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Selasa (22/7/2014).

Selain itu, mereka juga meneriakkan ungkapan lain seperti ‘seret KPU’, bahkan kalimat takbir ‘Allahuakbar’ sempat diteriakkan di panggung yang terletak di halaman Rumah Polonia.
Kondisi berangsur-angsur reda ketika seseorang pria dari dalam rumah Polonia meminta pendukung agar tenang.
Hingga saat ini, sekitar dua ratus pendukung Prabowo-Hatta yang sebagian besar mengenakan pakaian berwarna putih, masih terlihat duduk di depan panggung maupun di depan panggung, ada pula yang berlalu lalang di sekitar Rumah Polonia.

Para pendukung masih menunggu hasil rapat yang berlangsung di dalam rumah bercat putih tersebut.
Beberapa tokoh yang mengadakan rapat antara lain Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojokusumo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Juru Bicara Tim Pemenangan Tantowi Yahya, dan Kuasa Hukum Partai Gerindra Mahendra Datta.

Sementara itu, Capres Prabowo Subianto telah meninggalkan Rumah Polonia sejak pukul 17.00, tidak diketahui ke mana perginya Prabowo setelah memberikan pernyataan menolak pilpres dan menarik diri dari proses yang sedang berlangsung.


Sumber http://www.harianjogja.com/baca/2014/07/22/jokowi-presiden-terpilih-begini-cara-relawan-prabowo-hatta-di-polonia-ungkapkan-kekesalan-521320

Senin, 14 Juli 2014

Jerman Juara Piala Dunia 2014

Jerman Juara Piala Dunia 2014


thumbnail  

Rio de Janeiro -  Jerman melawan   Argentina di final Piala Dunia di Rio de Janeiro pada  Minggu (13/7/2014) waktu setempat atau Senin (14/7/2014) waktu Indonesia. Jerman berhasil menjadi Juara Piala Dunia 2014.  menang tipis 1-0 atas Argentina di laga final berkat gol dari Mario Goetze yang dicetak di pertengahan babak II tambahan.

Di pertandingan yang berlangsung di Stadion  Maracana, Rio de Janeiro yang berkapasitas 74.738 penonton , Senin (14/7/2014) pukul 03:00 dinihari WIB,waktu Indonesia.  Setelah perpanjangan waktu 3 menit di babak kedua berakhir,  kedua kesebelasan masih bermain 0-0 pertandingan paruh pertama babak tambahan. Babak perpanjangan waktu untuk paruh kedua selama 15 menit dimulai di menit ke-105.

Goetze yang menggantikan Miroslav Klose pada menit 87, akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Tim Jerman. Dia mencetak gol pada menit 112, meneruskan umpan silang dari Andre Schuerrle.


Di sisa pertandingan tim 'Tango' tetap tak mampu menyamakan kedudukan. Wasit Rizzoli meniup pluit tanda berakhirnya 1x15 menit babak perpanjangan waktu. Jerman pun sukses menjadi tim Eropa pertama yang menjadi juara Piala Dunia di Amerika Selatan.



Gelar juara ini juga menjadi trofi keempat yang berhasil diraih Jerman. Sebelumnya mereka juara di tahun, 1954, 1974,  1990. sekarang 2014


Susunan Pemain:








Jerman: Neuer, Lahm, Boateng, Hummels, Howedes, Kramer (Schuerrle 31), Schweinsteiger, Mueller, Kroos, Oezil, Klose (Goetze 87)










Argentina: Romero; Zabaleta, Demichelis, Garay, Rojo, Biglia, Mascherano, Perez (Gago 85), Messi, Lavezzi (Aguero 46), Higuain (Palacio 77)



Wasit   :  Nicola Rizzoli (Italia)




Tempat : Stadion  Maracana, Rio de Janeiro
 

Kamis, 10 Juli 2014

Prabowo Mengaku Sebagai Pemenang Pilpres 2014

 Prabowo Mengaku Sebagai Pemenang Pilpres 2014

Hasil perhitungan cepat menunjukkan Joko Widodo unggul, namun kubu Prabowo Subianto menyatakan masih yakin memenangkan pemilu.


Jokowi,  memimpin dengan perolehan 52 persen, sementara Prabowo Subianto meraih 48 persen suara, demikian menurut data sejumlah lembaga survei yang kredibel.
Hasil penghitungan cepat ini dianggap cukup bisa diandalkan dan sebuah indikator akan hasil perhitungan akhir yang akan diumumkan dalam dua pekan ke depan.

Sementara itu, kubu Prabowo mengaku tetap percaya diri akan memenangkan pemilihan umum, sambil membantah klaim kemenangan yang dinyatakan kubu Jokowi.

”Masih terlalu dini untuk mengatakannya (Jokowi telah menang). Ini masih tingkat peghitungan cepat dan sejumlah stasiun TV menunjukkan hasil berbeda. Hasil akhir adalah nanti pada 22 Juli oleh KPU, jadi (kami) masih optimis Prabowo (menang),“ wakil ketua umum Gerindra Fadli Zon.

Mantan jenderal komandan pasukan khusus Prabowo Subianto mengklaim dirinya sebagai pemenang pemilihan presiden, di tengah hasil perhitungan cepat yang justru menempatkan saingannya, Joko Widodo sebagai pemenang. 


Satu jam setelah Joko Widodo menyampaikan klaim kemenangan, Prabowo Subianto juga menyampaikan klaim yang sama.

”(Hasil hitung cepat) menunjukkan bahwa kami, Prabowo-Hatta, telah menerima dukungan dan mandat dari rakyat Indonesia,“ kata Prabowo.
Ia menyatakan lembaga survei yang digunakan oleh partainya menunjukkan bahwa mereka memenangkan pemilu.

Sejauh ini, hasil perhitungan cepat sejumlah lembaga survei yang bisa dipercaya menunjukkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang dengan perolehan sekitar 52 persen, sementara Prabowo Subianto-Hatta Radjasa meraih sekitar 48 persen suara.

“Kita bersyukur bahwa perhitungan cepat menunjukkan bahwa Jokowi-JK adalah pemenang,” kata Jokowi kepada para wartawan, merujuk kepada dirinya dan calon wakil presiden Jusuf Kalla.

 

“Kami berterimakasih kepada rakyat Indonesia dan para sukarelawan dari seluruh negeri dan juga semua pengurus partai,” kata dia.

Menanggapi hasil hitung cepat berbagai lembaga survei yang menempatkan Jokowi sebagai pemenang, Prabowo mengatakan "Kami akan memilah mana yang obyektif dan tidak."
"Hasilnya baru bisa diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketok palu," kata Prabowo.



Sumber :  http://www.dw.de/prabowo-mengaku-sebagai-pemenang/a-17769372

Israel Lanjutkan Serangan Udara ke Gaza

Saling serang antara militer Israel dan militan Palestina berlanjut. Sedikitnya 11 warga Palestina tewas dalam serangan udara terbaru ke Gaza, lebih dari 150 luka-luka. 


Israel melanjutkan serangan udara ke berbagai sasaran di Jalur Gaza. Militer Israel menerangkan, angkatan udara dan angkatan laut sudah menyerang 435 sasaran di Palestina sejak dimulainya operasi militer. Kelompok militan Palestina menembakkan sekitar 225 roket, 40 roket berhasil dihancurkan sistem penangkal udara Israel sebelum mencapai sasarannya.

Salah satu serangan roket Israel dilakukan tengah malam menghancurkan sebuah rumah di Beit Hanun. Komandan Jihad Islam, Hafez Hammad, tewas dalam serangan itu, termasuk lima anggota keluarganya.

Sebelumnya, kelompok militan Palestina menembakkan puluhan roket ke Tel Aviv dan Yerusalem. Sirene peringatan bahaya berbunyi beberapa kali dan orang-orang mencari perlindungan di ruangan khusus.

Pihak Palestina menyatakan, 11 warganya tewas dalam serangan roket hari Rabu (09/07). Jumlah korban tewas sejak eskalasi konflik antara Israel-Palestina meningkat menjadi 32 orang tewas, termasuk perempuan dan anak-anak.

Militer Israel menerangkan, tembakan roket dari Palestina mencapai kota pantai Chadera di utara Tel Aviv, yang terletak sekitar 117 kilometer dari Gaza. Ini adalah serangan roket dengan daya jangkau terjauh yang pernah dilakukan dari Palestina.

Beberapa roket dari Palestina berhasil dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan Iron Dome (Kubah Besi). Sampai saat ini, tidak ada korban tewas di Israel.

Obama serukan kedua pihak tahan diri

Presiden AS Barack Obama menyerukan kepada kedua pihak yang bertikai agar menahan diri. Kedua pihak harus menggunakan akal sehat dan memutus lingkaran pembalasan dendam. "Kedua pihak harus mau mengambil resiko demi perdamaian", kata Obama dalam sebuah tulisan yang diterbitkan di koran Jerman "Die Zeit".

Selanjutnya Obama menulis, Amerika tetap mendukung solusi dua negara untuk mengupayakan perdamaian permanen di Timur Tengah. Ia sekali lagi menegaskan dukungan Amerika terhadap situasi keamanan di Israel.

Obama menjadikan solusi konflik Timur Tengah sebagai salah satu prioritas utama pada masa kepresidenannya yang pertama. Namun semua upaya melancarkan kembali perundingan perdamaian sampai saat ini gagal.

Mantan duta besar Israel di Jerman Avi Primor mengatakan kepada harian "Jerman Frankfurter Rundschau", Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan dinas rahasia Israel sebenarnya tidak setuju melakukan serangan darat ke Gaza, karena hal itu "tidak akan menyelesaikan persoalan."
Tapi kalangan garis keras di Israel seperti Menteri Luar Negeri Avigdor Liebermann dan Menteri Ekonomi Naftali Bennett melakukan "tekanan keras" dalam koalisi pemerintahan. "Mereka adalah kubu fanatik yang tidak mau solusi politik. Kelompok moderat sudah tersingkir keluar", kata Primor.


Sumber :  http://www.dw.de/israel-lanjutkan-serangan-udara-ke-gaza/a-17770065

Hasil Survey Pilpres 2014 Dua Kubu Mengaku Sebagai Pemenang

Dua Kubu Mengaku Sebagai Pemenang

Prabowo Subianto dan Joko Widodo sama-sama mengklaim menang dalam pemilihan presiden, meski hitung cepat lembaga-lembaga survei terpercaya menunjukkan Jokowi sebagai pemenang. 


Perhitungan cepat sejumlah lembaga jajak pendapat terpercaya seperti SMRC, CSIS dan Kompas, menunjukkan bahwa pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Kemenangan Jokowi akan dilihat sebagai kemenangan generasi baru politik yang kini bermunculan di negara demokrasi ketiga terbesar dunia ini, sekaligus mengirim sinyal akan adanya reformasi di dalam pemerintahan.

Namun bekas jenderal Prabowo Subianto menolak hasil survei yang menunjukkan keunggulan Jokowi, sambil mengklaim bahwa lembaga jajak pendapat yang dipakai partainya menunjukkan bahwa dirinya adalah pemenang pemilu.

“Pada saat ini, perhitungan cepat menunjukkan bahwa Jokowi-Kalla adalah pemenang,” kata Jokowi dalam konferensi pers.

“Kami berterimakasih kepada rakyat Indonesia dan para sukarelawan dari seluruh negeri dan juga semua pengurus partai,” kata dia.

Survei internal

Namun, kubu Prabowo Subianto juga mengaku sebagai pemenang. Satu jam setelah pernyataan Jokowi, Prabowo menggelar konferensi pers.

"Alhamdulillah, semua data dari penghitungan cepat menunjukkan bahwa kita,
Prabowo-Hatta, mendapat kepercayaan rakyat,“ kata Prabowo kepada para wartawan, merujuk pada hasil hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga survei yang digunakan oleh partainya.
Menanggapi hasil hitung cepat berbagai lembaga survei yang menempatkan Jokowi sebagai pemenang, Prabowo mengatakan "Kami akan memilah mana yang obyektif dan tidak."

"Hasilnya baru bisa diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketok palu," kata Prabowo.
Sementara itu ketua tim kampanye Prabowo, Mahfud MD mengatakan: “Prosesnya masih berlangsung,“ sambil menambahkan bahwa “Berdasarkan survei internal kami… kemenangan ada di pihak kami.“

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan kepada kedua belah pihak untuk “menahan diri” dan tidak membiarkan para pendukungnya secara terbuka menyatakan kemenangan hingga KPU mengumumkan hasil akhir.


Sumber :  http://www.dw.de/dua-kubu-mengaku-sebagai-pemenang/a-17769834

Sponsor

 
 
Blogger Templates